Home > Isi Hati Seorang Perindu Ibu

Isi Hati Seorang Perindu Ibu

Pengarang: Mena Larasati

Kategori: Anak, Ibu

Ibu…
Sedikit pun tak kuelak akan kepergianmu
Dan sedikit pun tak kusesali kehilanganmu
Hanya saja aku selalu menangisi

Kenapa ketika aku tersungkur dalam luka,
dan kau membelai manja
aku tak merasa???

Kenapa ketika aku terjatuh pada celaka,
dan kau memeluk mesra
aku tak merasa???

Kenapa ketika aku lelah pada masalah,
dan kau mengusap gelisah dengan sejuta kasih
aku tak merasa???

Kini aku hilang mimpi
menjadikanku gila diri

Kini aku melenggang sepi
menjadikanku mati

Kini aku melangkah sunyi
menjadikanku terbalut misteri

Dan kini, aku sadar tanpamu aku hilang pegangan
Bimbangku dalam pandangan depan
Raguku pada jejak kaki yang samar dalam harapan
Lelahku pada akhir penantian sebuah jawaban

Biarlah dan sudahlah maka lupakanlah resah

Disini, diantara keramaian kota yang menenggelamkanku pada kepalsuan sebuah janji
Aku tetap tegar berdiri
Aku terus saja bernyanyi
Dan tiada hentiku menari-nari walau sendiri
Untuk melawan rindu yang kerap menghampiri

Ibu….Kasihmu kan selamanya kudekap
Dalam balutan sekuntum mawar doa, kuselip namamu
Merajut benang sutra
Esok dan selamanya…aku pasti kan menggenggam cintaNYA
Maafkan aku yang sesekali masih ragu dalam lugu.

Tepian Kota Mati, 290709//17.00

Semoga puisi ini dapat memberikan inspirasi. Baca juga puisi:

<< In Memorial (By Lonely Boy) Jangan Pernah Melupakan (By Lonely Boy) >>

Suka halaman ini? Beritahu teman: