Home > Perkabungan Subuh

Perkabungan Subuh

Pengarang: Akhyar Fuadi

Kategori: Rohani

Kepada Warda: menjelang hari bahagia

Jika kau nyanyikan embun
sebagai titik bening menggantung diujung daun
Waktulah bakal menyingsing panas
embun itupun jatuh dan luluh dilembab tanah

Saat itulah kita mesti berpisah
menyusuri gaib nasib sambil menitip
badai dipakaian, pada sebuah persimpangan

Selamat jalan, meski kata penghabisan masih kusimpan
seperti memeram hujan dari matamu menyembilu
Akulah! Akulah Hajar itu
Saat kau Ibrahim menitipku pada angin
dilembah tak bernama dan bayi kerinduan kita
gersang menangisi cuaca

Kirimkan doa dari kejauhan
bersampul salam dan takzim kesabaran
Biar ku tak jatuh seperti anak-anak rambutmu
mencintai terjal kening; dibawah, telaga matamu bening
Biar tak kugali sepetak tanah: seliang lembab
tempat kubaring segenap senyap yang mati harap

Barangkali diperkabungan subuh ini:
Tubuhmu mulai terbagi pada redup kenangan
dan separuhnya bahtera pelaminan segera dilayarkan
Selamat jalan

Biar kukayuh cahaya tempat kita pernah
mengasuh senja dan merah cakrawala
sebagai sekulum senyum retak merelakan hari
berlari dan mengerti: semua bakal kembali

kejantung rahasia

Lasi, 02 Maret 2009

Semoga puisi ini dapat memberikan inspirasi. Baca juga puisi:

<< Perindu Maut (By Sanca Boy) Puisi (By Sanca Boy) >>

Suka halaman ini? Beritahu teman: